Langsung ke konten utama

Etika Bersosial di Media (Jejaring Sosial)

Pada zaman yang semakin maju ini teknologi semakin berkembang, begitu juga gaya dan cara hidup manusia. Pada beberapa tahun ini, Media sodial (jejaring sosial) telah menjadi alat komunikasi yang paling banyak digunakan orang di seluruh dunia. Di negara kita, jejaring sosial yang paling banyak di gunakan adalah Facebook dan Twitter.
Berikut ini saya akan menjelaskan beberapa etika bersosial di Media Sosial:

Batasi membagi informasi yang bersifat Pribadi. Dalam media sosial, ada baiknya kita tidak membagi informasi tentang seputar kehidupan rutin kita kepada dunia, dan sangat tidak baik jika semua orang mengetahui permasalahan yang kita hadapi di kehidupan kita.

Hindari mengupdate status mengenai benda-benda berharga yang kita miliki. Ada baiknya kita tidak membeberkan kepada orang-orang bahwa kita memiliki harta yang banyak, karna hanya akan merugikan kita saja. bisa saja diri kita akan menjadi target dari pencurian.

Bijak dalam mencantumkan Informasi pribadi. Dalam informasi pribadi kita atau Biodata yang ditampilkan di akun sosial media kita seperti nama, alamat rumah, nomor telepon, dan alamat email. Ada baiknya tidak semua biodata tentang diri kita tidak kita masukan kedalam jejaring sosial yang kita gunakan, karna bisa saja dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. khususnya pada nomor telepon atau email.

Hindari membagi sesuatu yang bersifat SARA. dalam bersosial di mana saja, baik itu di media sosial atau dunia nyata sangat tidak baik jika kita membeda-bedakan sesama kita. kita tidak boleh menyinggung hal-hal yang sensitif di dalam masyarakat seperti Suku, agama, dan Ras. karna itu mulailah berkomnikasi dengan baik dan benar untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SoftSkill - BAB 1 - Arti Pentingnya Organisasi & Motode (Tugas TOU1, Minggu - 1)

Pengertian Organisasi Pengertian organisasi merupakan sekumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok, yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama, Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih, atau organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian tujuan bersama, organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu. Berikut adalah pengertian organisasi menurut para ahli: Stephen P. Robbins menyatakan bahwa organisasi adalah kesatuan sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan. Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih. Stoner mengata...

SoftSkill - Tugas Ilmu budaya dasar - Tulisan 3

Manusia Dan Penderitaan 1. Penderitaan : Penderitaan berasal dari kata dasar yaitu derita. Sementara itu kata derita merupakan serapan dari bahasa sansekerta, menyerap kata dhra yang memiliki arti menahan atau menanggun. Jadi dapat diartikan penderitaan merupakan menanggung sesuatu yang tidak meyenakan. Penderitaaan dapat muncul secara lahiriah, batiniah atau lahir-batin. Banyaknya macam kasus penderitaan sesuai dengan liku liku kehidupan manusia. Penderitaan fisik yang dialami manusia tentulah diatasi dengan cara medis untuk mengurangi atau menyembuhkannya, sedangkan penderitaan psikis, penyembuhan nya terletak pada kemampuan si penderita dalam menyelesaikan soal-soal psikis yang dihadapinya. Contoh : Penderitaan secara lahiriah dapat timbul karena adanya intensitas komposisi yang mengalami kekurangan atau berlebihan, seperti akibat kekurangan pangan menjadi kelaparan, atau akibat makan terlalu banyak menjadi kekenyangan, tidak dapat dipungkiri keduanya dapat menimbulkan pende...

Tugas 2 - Softskill - Etika & Profesionalisme TSI

Modus - modus Kejahatan dalam Teknologi Informasi Pengertian Cybercrime Cybercrime merupakan bentuk-bentuk kejahatan yang timbul karena pemanfaatan teknologi internet. Beberapa pendapat mengindentikkan cybercrime dengan computer crime.  Karakteristik Cybercrime Selama ini dalam kejahatan konvensional, dikenal adanya dua jenis kejahatan sebagai berikut: a. Kejahatan kerah biru (blue collar crime) Kejahatan ini merupakan jenis kejahatan atau tindak kriminal yang dilakukan secara konvensional seperti misalnya perampokkan, pencurian, pembunuhan dan lain-lain. b. Kejahatan kerah putih (white collar crime) Kejahatan jenis ini terbagi dalam empat kelompok kejahatan, yakni kejahatan korporasi, kejahatan birokrat, malpraktek, dan kejahatan individu. Berdasarkan jenis aktifitas yang dilakukannya, cybercrime dapat digolongkan menjadi beberapa jenis sebagai berikut: a. Unauthorized Access Merupakan kejahatan yang terjadi ketika seseorang memasuki atau menyu...