Langsung ke konten utama

Tugas 1 - softskill Bahasa Indonesia 2

Soal
1. Jelaskan pengertian penalaran, evidensi, proposisi, inferensi dan implikasi!
2. Bagaimana cara menguji data, fakta dan menilai autoritas.
3. Mengapa penalaran menjadi komponen penting dalam menyusun sebuah penelitian? jelaskan menurut anda!
4. jelaskan perbedaan berfikir deduktif dan berfikir induktif. masing-masing berikan contoh.

Jawaban
1. > Penalaran: proses berpikir yang berdasarkan dari pengamatan menggunakan indra yang menghasilkan suatu pengertian.
    > Evidensi: Fakta yang ada, yang dihubung-hubungkan untuk membuktikan adanya sesuatu. Evidensi merupakan hasil pengukuan dan pengamatan fisik yang digunakan untuk memahami suatu fenomena. Evidensi sering juga disebut bukti empiris.
    > Inferensi: Membuat kesimpulan berdasarkan ungkapan.
    > Implikasi: Akibat langsung yang terjadi karna suatu hal, misalnya penemuan atau hasil penelitian.

2. > Cara menguji data: dapat dilakukan dengan Observasi, Interview, ataupun angket (kuisioner).
    > Cara menguji fakta: Untuk menetapkan apakah data atau informasi yang kita peroleh itu merupakan fakta, maka harus diadakan penilaian. Penilaian tersebut baru merupakan penilitian tingkat pertama untuk mendapatkan keyakinan bahwa semua bahan itu adalah fakta, sesudah itu pengarang atau penulis harus mengadakan penilaian tingkat kedua yaitu dari semua fakta tersebut dapat digunakan sehingga benar- benar memperkuat kesimpulan yang akan diambil. Apakah itu dalam bentuk Konsistensi atau Koherensi.
    > Cara meguji autoritas: Menghindari semua desas-desus atau kesaksian, baik akan membedakan atau hanya merupakan pendapat saja atau pendapat yang sungguh-sungguh didasarkan atas penelitian atau data eksperimental. Ada beberapa cara sebagai berikut :
   1) Tidak mengandung prasangka.
Pendapat disusun berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli ata didasarkan pada hasil eksperimen yang dilakukannya.
   2) Pengalaman dan pendidikan autoritas.
Dasar kedua menyangkut pengalaman dan pendidikan autoritas. Pendidikan yang diperoleh menjadi jaminan awal. Pendidikan yang diperoleh harus dikembangkan lebih lanjut dalam kegiatan sebagai seorang ahli. Pengalaman yang diperoleh autoritas, penelitian yang dilakukan, presentasi hasil penelitian dan pendapatnya akan memperkuat kedudukannya.
   3) Kemashuran dan prestise.
Ketiga yang harus diperhatikan adalah meneliti apakah pernyataan atau pendapat yang akan dikutip sebagai autoritas hanya sekedar bersembunyi dibalik kemashuran dan prestise pribadi di bidang lain.
   4) Koherensi dengan kemajuan.
Hal keempat adalah apakah pendapat yang diberikan autoritas sejalan dengan perkembangan dan kemajuan zaman atau koheren dengan pendapat sikap terakhir dalam bidang itu.

3. Karna penalaran merupakan cara beripikir seseorang dalam mengolah suatu informasi menjadi suatu kesimpulan yang nantinya dapat ia gunakan untuk memecahkan masalah-masalah yang ada.

4. > Berpikir deduktif: Metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus.
        Contoh: Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status sosial.
    > Berpikir induktif: Metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal khusus ke umum. Hukum yang disimpulkan difenomena yang diselidiki berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diteliti. Generalisasi adalah bentuk dari metode berpikir induktif. Contoh:
-   Jika dipanaskan, besi memuai.
    Jika dipanaskan, tembaga memuai.
    Jika dipanaskan, emas memuai.
    Jika dipanaskan, platina memuai.
    Jika dipanaskan, logam memuai.
-   Jika ada udara, manusia akan hidup.
    Jika ada udara, hewan akan hidup.
    Jika ada udara, tumbuhan akan hidup.
    Jika ada udara mahkluk hidup akan hidup.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Ilmu Sosial Dasar; Bagan Bab 7 MASYARAKAT PERDESAAN DAN MASYARAKAT PERKOTAAN